SIMPEL atau lebih dikenal dengan simpanan pelajar ini merupakan salah satu program tabungan yang dicetuskan pemerintah dan dijalankan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal ini dimaksudkan untuk dapat membantu orangtua dalam mengajarkan cara mengelola keuangan yang baik dan benar kepada anak mereka. 

Selain itu, adanya tabungan simpanan pelajar juga dapat memberikan kebiasaan baik pada anak-anak. Seperti menghemat uang, melatih mengelola keuangannya sendiri bahkan menyisihkan uang sakunya. Program simpanan pelajar ini juga sudah dijalankan beberapa bank umum konvensional maupun bank syariah. Tentunya terdapat perbedaan aturan maupun ketentuan yang digunakan antara bank syariah maupun bank konvensional.

Perbedaan Tabungan Simpanan Pelajar melalui Bank Konvensional maupun Syariah

Terkadang dalam memilih untuk menyimpan tabungannya ini, beberapa orang masih bingung untuk memilihnya dan membedakannya. Nah berikut beberapa perbedaan dari tabungan simpanan pelajar antara bank konvensional dengan bank syariah yaitu :

  1. Setoran Awal

Setoran awal antara tabungan simpanan pelajar dengan tabungan biasa orang dewasa ini tentunya sangat berbeda. Biaya setoran awal untuk para pelajar ini tentunya lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Namun terdapat perbedaan juga biaya setoran awal yang dibebankan antara bank konvensional dengan bank syariah. Dimana setoran bank konvensional ini sebesar 5 ribu dan bank syariah sebesar 1ribu.

  1. Bunga/ Bagi Hasil

Dalam menabung ini biasanya terdapat bunga yang dibebankan, namun berbeda dengan bank konvensional yang tidak memberikan bunga. Justru diganti dengan program reward, sebaliknya dengan bank syariah ini yang memiliki ketentuan besar bunga yang berbeda-beda antar bank syariah.

  1. Biaya Penutupan Rekening

Saat anda sudah tidak menjadi pelajar kembali, mungkin saatnya untuk rekening tabungan simpanan pelajar ini ditutup. Untuk biaya yang dibebankan saat penutupan rekening sama seperti setoran awal saat pendaftaran rekening. Dimana bank konvensional membebankan biaya 5 ribu sedangkan bank syariah hanya 1 ribu saja.

  1. Frekuensi Tarik Tunai

Ternyata frekuensi penarikan uang pada simpanan pelajar ini juga berbeda antara bank konvensional dan bank syariah. Bank syariah sendiri tidak membatasi frekuensi penarikan baik dalam sebulan maupun setahun. Sedangkan bank konvensional sendiri membatasi maksimal 2 kali dalam sebulan, apabila melakukan lebih dari 2 kali maka sesuai dengan ketentuan dari bank tersebut.

  1. Nominal Tarik Tunai

Dalam menarik uang selain memperhatikan frekuensi penarikan, terdapat maksimal nominal yang bisa ditarik dalam seharinya. Pada bank konvensional ini, maksimal penarikan yaitu Rp 250.000, namun apabila tutup rekening, batas maksimal akan disesuaikan dengan ketentuan bank masing-masing.

Sedangkan nominal penarikan uang pada rekening simpanan pelajar bank syariah ini dalam sehari maksimal Rp 500.000. Akan berlaku sama seperti bank konvensional, jika saat tutup rekening. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *