Apakah Anda pernah melakukan transaksi jual beli dengan cara dicicil? Nah, transaksi jual beli dengan cara dicicil juga dapat disebut sebagai penjualan kredit. Tentunya ada batas waktu tertentu dalam pembayaran dicicil ini, serta jumlah cicilannya akan disesuaikan dengan lama kredit yang diambil. Untuk mengetahui lebih jelasnya, Anda dapat simak ulasannya berikut. 

Pengertian Penjualan Kredit

Ada banyak jenis dari penjualan, salah satunya adalah penjualan dengan cara pembayaran kredit atau penjualan kredit. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika ini merupakan penjualan yang cara bayarnya dengan cara dicicil atau kredit. Biasanya penjualan akan memberikan bunga pada setiap pencicilan, tapi terkadang pun ada yang tanpa bunga. 

Untuk sistem dari penjualan ini adalah pembayaran dilakukan akan dilakukan setelah penyerahan barang dengan jangka waktu yang sudah disepakati kedua pihak, yaitu penjual dan pembeli. 

Dalam sistem penjualan kredit pun perusahaan atau penjual dapat melakukan penambahan volume penjualan. Menambah volume penjualan ini dapat dilakukan dengan cara memberikan kesempatan kepada para pelanggan atau pembeli membelanjakan pengahasilan yang akan didapat mereka di masa akan datang.

Faktor-faktor Penjualan Secara Kredit 

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam penjualan secara kredit. Nah, berikut ini adalah beberapa faktor-faktor yang perlu diketahui dalam metode penjualan ini. 

  1. Standar Kredit 

Ini adalah salah satu faktor yang akan mempengaruhi permintaan, dengan cara menurunkan standar kredit agar dapat menstimulasi permintaan. Hal tersebut akan mengakibatkan penjualan dan laba yang diperoleh lebih tinggi. Tapi perlu diketahui, hal ini dapat mengakibatkan tambahan biaya sehingga piutang akan lebih besar, sampai kerugian akibat piutang tak terbayar. 

  1. Syarat Pembayaran 

Dalam penjualan kredit terdapat dua sifat pembayaran, yaitu secara ketat dan lunak. Bagi perusahaan atau penjual yang memiliki sifat ketat, maka akan lebih mengutamakan keamanan kredit, seperti tidak memberikan batas waktu pembayaran yang terlalu singkat. 

Sistem kredit bersifat ketat biasanya akan memiliki investasi perusahaan piutang dengan cenderung yang lebih kecil, sebaliknya jika perusahaan menggunakan syarat pembayaran kredit yang lunak. 

  1. Plafon Kredit 

Ini adalah kebijakan perusahaan dalam menentukan sebuah batasan kredit yang berbeda-beda antar pelanggan atau pembelinya. Pembuatan batasan ini biasanya didasari kepada kemampuan pembayaran yang berbeda-beda juga antar para pelanggan. 

  1. Volume Penjualan 

Perusahaan bebas memberikan batas maksimal kredit kepada masing-masing pelanggannya. Jika semakin tinggi batasnya, maka semakin besar juga dana yang diinvestasikan dalam piutang demikian juga sebaliknya. 

  1. Kebiasaan Pembayaran Pelanggan 

Untuk faktor yang satu ini jelas berkaitan dengan cara atau kebiasaan pelanggan dalam melakukan pembayaran. Tak sedikit pelanggan yang melakukan pembayaran saat adanya cash discount. Kebiasaan pelanggan ini akan berpengaruh terhadap besarnya dana dalam investasi piutang

  1. Kebijakan Pengumpulan piutang

Terakhir adalah kebijakan perusahaan dalam mengumpulkan piutang, yaitu ada yang secara aktif dan pasif. Salah satu perbedaan dari pengumpulan ini adalah perusahaan yang melakukan pengumpulan piutang secara aktif akan mendapatkan investasi lebih kecil daripada perusahaan yang melakukannya secara pasif. 

Itulah beberapa faktor yang ada dalam penjualan kredit. Sekarang setidaknya Anda sudah paham dengan penjualan secara kredit ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *