Saat Anda berencana memiliki anak, ada berbagai hal yang perlu dipersiapkan, termasuk kesehatan dan kesuburan. Sementara itu, setidaknya ada 4 faktor yang mempengaruhi baik atau buruknya kesuburan yang perlu diketahui. Faktor-faktor tadi bisa jadi bocoran jika melakukan tes kesuburan rahim. Berikut ulasan lengkap faktor yang mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang. 

Riwayat Penyakit

Ada beberapa penyakit yang menyebabkan kemandulan baik kepada pria atau wanita. Jika pada wanita, penyakit yang mempengaruhi adalah gangguan pematangan sel telur, radang panggul, endometriosis, dan lainnya. 

Sementara penyakit pada pria yang menyebabkan kemandulan adalah gangguan hormon tiroid, hipogonadotropik hipopituitarisme atau rendahnya produksi hormon folikel, kelainan saluran sperma, dan lainnya. Inilah mengapa sangat penting melakukan cek kesehatan secara rutin agar masalah kesehatan segera tertangani dan bisa meningkatkan kesuburan bagi yang berminat memiliki anak. 

Umur

Meski kedewasaan tidak bisa diukur dari umur, tapi umur bisa mempengaruhi kesuburan. Untuk perempuan, usia dengan kesuburan terbaik yaitu ketika memasuki usia 20-an sampai usia 30-an. Namun setelah usia 35 tahun dan seterusnya, kesuburan akan menurun. Berbeda dengan pria yang tingkat kesuburannya akan menurun setelah memasuki usia 40 tahun. 

Setelah memasuki usia 35 dan 40 tahun tadi, pria dan wanita bisa mengalami kemandulan karena jumlah dan kualitas sel telur dan juga sperma menurun. Ini juga bisa dipengaruhi karena selang usia tersebut ada masalah kesehatan. 

Efek Samping Obat

Jika Anda adalah seseorang yang harus mengkonsumsi obat rutin, setidaknya perlu menjalani tes kesuburan rahim. Sebab, ada beberapa obat yang bisa mempengaruhi kesuburan. Misalkan seperti obat antidepresan, obat kemoterapi, obat kortikosteroid yang dosis tinggi, dan menjalankan terapi pengganti hormon.

Selain obat rutin bagi kesehatan, obat terlarang juga berbahaya bagi kesuburan sebut saja seperti ganja dan kokain bagi perempuan dan pria. Bagi wanita yang mengonsumsi narkoba bisa mempengaruhi perkembangan janin, sementara pria yang mengonsumsi narkoba berpengaruh pada kualitas sperma. 

Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa rokok memberi pengaruh besar pada kesuburan, terutama pria. Pria yang merokok konsentrasi spermanya akan turun sebanyak 23 persen dengan gerakan sperma yang 13 persen lebih dan bentuk abnormal yang lebih banyak. Karena kualitas sperma yang buruk ini akan menyulitkan untuk membuahi sel telur.

Selain rokok, yang perlu dihindari saat berencana punya anak adalah alkohol. Perempuan yang peminum berat bisa menyebabkan menopause dini dan saat hamil memiliki kemungkinan keguguran lebih besar. Sementara pria yang banyak minum alkohol bisa menciutkan buah pelir defisiensi testosteron. 

Berikut 4 faktor yang mempengaruhi kesuburan seseorang. Jika merasa salah satu faktor di atas ada pada diri, sebaiknya melakukan tes kesehatan dan pada perempuan mencoba tes kesuburan rahim untuk bisa mendapatkan solusi medis yang terbaik 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *