2019 October 12 Distribusi Pupuk Bersudsidi Di Kalangan Petani Masih Bermasalah

Distribusi Pupuk Bersudsidi Di Kalangan Petani Masih Bermasalah

Distribusi Pupuk Bersudsidi Di Kalangan Petani Masih Bermasalah

Anggota DPR RI Jawa Tengah IV, Hamid Noor Yasin

Jakarta (11/10) – Anggota DPR RI Asal Jawa Tengah IV, Hamid Noor Yasin mengatakan, masih terjadi masalah fundamental pada distribusi pupuk bersubsidi di kalangan petani.

Menurut Hamid penghentian pupuk bersubsidi di beberapa wilayah Indonesia, merupakan salah satu pemicu kisruhnya pengelolaan distribusi pupuk bersubsidi secara nasional.

“Bulan September lalu, Negara melalui PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan pasokan pupuk subsidi sebanyak 1,26 juta ton untuk memenuhi kebutuhan petani secara nasional hingga akhir tahun 2019.” ungkap Hamid

Hamid menyatakan Janji pemerintah tentang ketersediaan pupuk akan disiapkan, agar memenuhi kebutuhan petani sesuai dengan alokasi yang diatur Kementerian Pertanian, dengan tujuan tidak terjadi kekurangan stok pupuk jelang musim tanam tahun ini.

Namun pada kenyataannya, tata kelola distribusinya masih amburadul menuai protes dari petani-petani di tingkat bawah.

“ketika saya turun ke bawah ke masyarakat petani dan kelompok-kelompok tani masih mendapat banyak keluhan dari banyak petani-petani terutama di dapil saya yang meliputi Kabupaten Sragen, Karanganyar dan Wonogiri. Keluhan yang paling intens pada masalah pupuk bersubsidi. Pemerintah masih kacau dalam pengelolaan pupuk bersubsidi ini”, terang Hamid.

Politisi PKS ini mengatakan, meski pemerintah telah menggelontorkan 6.026.667 ton pupuk bersubsidi hingga hingga 11 September 2019, setara 68 persen dari alokasi penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2019 sebesar 8,8 juta ton, namun kepuasan masyarakat terutama para petani jauh dari harapan.

Banyak rakyat mengeluh terkait dengan masalah pendataan kelompok penerima, hanya yang dekat pemerintah atau yang memiliki akses saja mendapat saluran pupuk subsidi dengan mudah. Namun masih banyak petani yang tidak kebagian pupuk subsidi meski sangat membutuhkan.

“Semoga sampai akhir tahun ini, pemerintah mampu membereskan permasalahan pupuk bersubsidi ini. Keluhan-keluhan yang hingga saat ini masih banyak dirasakan oleh petani-petani di Daerah dapat di redam dalam waktu cepat”, harap Legislator PKS ini.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *